Sabtu, 08 Juni 2013

Kehendak Allah

Kehendak Allah

Versi the message , Kisah para rasul 13
20-22 “Up to the time of Samuel the prophet, God provided judges to lead them. But then they asked for a king, and God gave them Saul, son of Kish, out of the tribe of Benjamin. After Saul had ruled forty years, God removed him from office and put King David in his place, with this commendation: ‘I’ve searched the land and found this David, son of Jesse. He’s a man whose heart beats to my heart, a man who will do what I tell him.’

36-39 David, of course, having completed the work God set out for him, has been in the grave, dust and ashes, a long time now. But the One God raised up—no dust and ashes for him!

20-22 "Sampai saat Samuel nabi, Allah menyediakan hakim untuk memimpin mereka. Tapi kemudian mereka meminta seorang raja, dan Tuhan memberi mereka Saul bin Kish, dari suku Benyamin. Setelah Saul telah memerintah empat puluh tahun, Tuhan dihapus dia dari kantor dan menempatkan Raja Daud di tempatnya, dengan pujian ini: "Aku telah mencari tanah dan menemukan David ini, anak Isai. Dia seorang pria yang hatinya berdetak di hati saya, seorang pria yang akan melakukan apa yang saya katakan padanya. "
36-39 "David, tentu saja, setelah menyelesaikan pekerjaan Tuhan ditetapkan untuknya, telah di kubur, debu dan abu, waktu yang lama sekarang. Tapi Satu Allah membangkitkan-ada debu dan abu untuknya!

Versi living water
22 But God removed Saul and replaced him with David, a man about whom God said, ‘I have found David son of Jesse, a man after my own heart. He will do everything I want him to do.’[f]
36 This is not a reference to David, for after David had done the will of God in his own generation, he died and was buried with his ancestors, and his body decayed.
22 Tetapi Saul dihapus Allah dan menggantinya dengan David, seorang pria tentang siapa Tuhan berkata, "Aku telah menemukan Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati saya sendiri. Dia akan melakukan segala sesuatu yang saya ingin dia lakukan. '[F]
36 Ini bukan referensi ke David, untuk setelah David telah melakukan kehendak Allah dalam generasi sendiri, ia meninggal dan dimakamkan dengan nenek moyangnya, dan tubuhnya membusuk.


Di ayat di atas kita temukan sebuah kebenaran bahwa daud orang mengejar hati Tuhan dan melakukan kehendak Tuhan serta melayani generasinya dengan melakukan kehendak Allah pada zamannya. Sering kita bingung dengan apa itu kehendak Allah ?


Apa itu kehendak Allah ?

Versi Living water
21 “Not everyone who calls out to me, ‘Lord! Lord!’ will enter the Kingdom of Heaven. Only those who actually do the will of my Father in heaven will enter22 On judgment day many will say to me, ‘Lord! Lord! We prophesied in your name and cast out demons in your name and performed many miracles in your name.’ 23 But I will reply, ‘I never knew you. Get away from me, you who break God’s laws.’

21 "Tidak semua orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan! Tuhan! 'Akan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Hanya mereka yang benar-benar melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga akan masuk. 22 Pada hari penghakiman banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan! Tuhan! Kami bernubuat dalam nama Anda dan mengusir setan demi nama-Mu dan melakukan banyak mujizat demi nama-Mu. '23 Tapi aku akan menjawab, "Aku tidak pernah tahu kau. Pergi dariku, kamu yang melanggar hukum Allah. '

Versi The message
21-23 “Knowing the correct password—saying ‘Master, Master,’ for instance—isn’t going to get you anywhere with me. What is required is serious obedience—doing what my Father wills. I can see it now—at the Final Judgment thousands strutting up to me and saying, ‘Master, we preached the Message, we bashed the demons, our God-sponsored projects had everyone talking.’ And do you know what I am going to say? ‘You missed the boat. All you did was use me to make yourselves important. You don’t impress me one bit. You’re out of here.’

1-23 "Mengetahui password-mengatakan 'Guru, Guru,' benar misalnya-bukankah akan membuat Anda di mana saja dengan saya. Apa yang diperlukan adalah ketaatan serius-melakukan apa yang Bapa surat wasiat saya. Aku bisa melihatnya sekarang-di ribuan Penghakiman Terakhir mondar-mandir menghampiri saya dan berkata, 'Guru, kami memberitakan Pesan, kami menghantam setan, proyek yang disponsori Allah kita telah semua orang berbicara. "Dan kau tahu apa yang akan saya katakan? "Anda melewatkan perahu. Yang Anda lakukan adalah menggunakan saya untuk membuat diri penting. Anda tidak terkesan sedikit pun. Kau keluar dari sini. "






Ada beberapa kebernaran yang bisa kita tarik dari ayat diatas :
·         Berseru Tuhan Tuhan tidak akan membuat kita otomatis masuk surga
·         Banyak orang dikatakan di hari akhir dengan ciri :
                                    I.        kami mengusir setan demi namaMu
                                  II.        melakukan mujizat demi nama Mu
                               III.        bernubuat demi nama Mu
                                IV.        versi the message bahkan berkata kami ikut mensponsori proyek yang semua orang terlibat

lalu jawaban Tuhan : "Anda melewatkan perahu. Yang Anda lakukan adalah menggunakan Saya untuk membuat diri penting. Aku tidak terkesan sedikit pun. Kau keluar dari sini. "

ada kebenaran yang menarik yang saya coba ambil dari versi the message : 
        What is required is serious obedience—doing what my Father wills
                ketaatan serius untuk melakukan kehendak BapaKu di surga



satu kunci penting : ketaatan serius untuk melakukan kehendak BapaKu di surga. Sering kali banyak dari generasi kita melayani di sana sini, sibuk di sana sini, itu semua baik kalo tujuannya untuk melayani Tuhan, tapi apakah itu semua merupakan kehendak Allah bagi hidup mu?? Mari cari kehendak Allah dalam hidup kita, prioritaskan kehendak Allah di atas segala hal yang kita lakukan dalam hidup ini.

Orang yang mengejar hati Tuhan dia tahu apa itu kehendak Allah dan dia melakukan kehendak Allah bagi generasinya dengan melayani generasinya by Campus Network 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar